1/26/2007

Cerita untuk Raffa

Ruang Meeting Gedung TRANS TV Lt. 8, 09 Januari 2007

Dear Raffa,

Bunda sekarang mulai bercerita untuk Raffa, seperti yang Ayah lakukan. Bukan sekedar cerita, tapi cerita khusus untuk Raffa, yang Bunda harap dapat kamu baca saat kamu besar nanti.

Sekarang sebenernya Bunda lagi meeting CCM atau Creative Circle Meeting dengan temen2 di divisi Produksi dan Creative Research-nya. Sekarang sedang ngebahas bakal acara baru, The Coffee Bean Show. Tapi pas lagi meeting gini, kamu gerak2 Nak. Ga tau lagi nendang perut Bunda, atau lagi berputar2 di dalam sana. Bunda sih suka nganggap kamu lagi nendang2 perut Bunda. Konsentrasi Bunda jadi buyar deh. Bunda lebih pengen ngerasain gerakan-gerakan kamu daripada meeting, hehehe… Kacau ya Bunda. Padahala sebenernya Raffa nendang-nendang perut Bunda bias sampe 5 kali sehari, jadi Bunda masih punya kesempatan untuk ngerasainnya lagi nanti. Tapi Bunda ga mau ngelewatinnya sekalipun. Bunda malah pengen kamu nendang-nendang terus Nak, supaya Bunda tau kamu memang sehat dan lincah. Sekarang Bunda baru bisa ngelus2 kamu dari luar perut. Bunda ga sabar pengen ngegendong kamu, Raffa. Bunda jadi ngebayangin, ntar kalo kamu dah lahir, Bunda ma Ayah bisa rebutan ngegendong Raffa. Tapi pasti Bunda yang menang, kan Bunda sering nyusuin Raffa. Ntar Ayah kebagian pas nidurin kamu aja. Hihi…

Bunda nerusin meeting dulu ya Nak, tapi kamu masih bias ngerasain elusan Bunda kok…



Love you Raffa,

Bunda


nb: boneka di atas itu boneka yg suka bunda pajang di atas komputer

(sblm diganti ama boneka anjing laut kesayangan bunda n boneka teddy bear pink),

hadiah dr tante rika ama tante dessy.






Lilypie Expecting a baby Ticker

Hotel Garuda Cafe, Medan, 8 January 2007. 19:56

Dear Raffa,

Ayah lagi makan malam di Garuda Cafe Medan, ditemanin live music dari piano dan lampu lilin. Sayang sekali Bunda ngak bisa ikut ya, padahal suasana nya romatis sekali.

Ayah coba buat uplad ke blog, tapi ayah ngak berhasil masuk ke blog kayanya error. Jadinya Ayah kirim email ini ke Bunda, biar Bunda yang nanti upload ke blog.


Ayah




Lilypie Expecting a baby Ticker

Di atas pulau Sumatra, baru saja melewati selat Sunda, 8 January 2007. 8:41 pagi

Dear Raffa,

Ayah baru saja take off dan barusan melewati Selat Sunda, ayah terbang dengan pesawat Garuda GA-182 dari Jakarta, kira-kira sampe di Medan jam 10:20. Ayah duduk di sebelah jendela jadi Ayah bisa lihat pulau Sumatra dari atas. Kalau dilihat dari atas sih, Indonesia ini indah, kepulauan yang hijau, laut yang biru, tapi belum tentu indah klo dilihat dari darat.

Ayah




Lilypie Expecting a baby Ticker

Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, 6:43

Dear Raffa,

Ayah lagi nunggu pesawat di bandara Jakarta menuju Medan.

Ayah kerja dulu sambil minum Hot Latte di Oh La La Cafe......

Ayah



Lilypie Expecting a baby Ticker

94.000 meter diatas permukaan laut, di pesawat Garuda dengan kecepatan 100km/jam dari Makassar menuju Jakarta, 6 January 2007. 20:05 WIT.


Dear Raffa,

Sekarang ayah lagi terbang pake pesawat Garuda Nomor G603 dari Makassar take-off jam 19:15 WIT, perjalanan sekitar 2 jam, tapi karena disini lebih cepat 1 jam dibandingkan Jakarta, maka kira-kira sampe di Jakarta jam 20:00. Kira-kira kaya ginilah peta penerbangan Ayah minggu ini, perjalanan dari Jakarta – Makassar – Jakarta – Medan – Jakarta.

Ayah sudah janjian dengan Bunda, Bunda nunggu di bandara Soekarno-Hatta di Jakarta.
Badan Ayah sudah pegel-pegel nih, capek banget, pesawatnya di delay sampe 3 jam, karena setelah bandara dibuka, pesawat juga harus antri untuk take-off.

Ketika take-off tadi pesawat bisa jalan dengan mulus, tapi cuaca diatas sini kurang bagus, sehingga sering ada goncangan kecil dipesawat. Ayah duduk di kursi paling belakang dan di sebelah jendela nomor 25-A. Ketika take-off tadi ayah melihat kota Makassar dari atas di malam hari yang penuh dengan cahaya dari lampu di darat.

Kota Makassar menyimpan suasana hangat, makanan seafood pinggir pantai dan orang yang relatif lebih ramah di bandingkan Medan. Banyak cerita kepahlawanan juga berasal dari sini, Sultan Hasanuddin salah satunya. Di Makassar juga terdapat benteng Rotterdam peninggalan Portugis. Ayah sempat kesana ketika pertama kali ke Makassar bulan Juli 2006 dan kira-kira kaya gini lah Ayah lagi di foto di benteng Rotterdam....

Tadi adalah kedatangan Ayah kedua ke Makassar, Ayah ngak masuk ke benteng Rotterdam lagi, tapi Ayah ngabisin waktu jalan-jalan pake motor dengan temen Ayah keliling kota Makassar sambil nyari makanan enak.

Raffa, pesawat mulai banyak goncangan lagi, Ayah tutup dulu laptopnya ya.....

Ayah




Lilypie Expecting a baby Ticker