1/26/2007

94.000 meter diatas permukaan laut, di pesawat Garuda dengan kecepatan 100km/jam dari Makassar menuju Jakarta, 6 January 2007. 20:05 WIT.


Dear Raffa,

Sekarang ayah lagi terbang pake pesawat Garuda Nomor G603 dari Makassar take-off jam 19:15 WIT, perjalanan sekitar 2 jam, tapi karena disini lebih cepat 1 jam dibandingkan Jakarta, maka kira-kira sampe di Jakarta jam 20:00. Kira-kira kaya ginilah peta penerbangan Ayah minggu ini, perjalanan dari Jakarta – Makassar – Jakarta – Medan – Jakarta.

Ayah sudah janjian dengan Bunda, Bunda nunggu di bandara Soekarno-Hatta di Jakarta.
Badan Ayah sudah pegel-pegel nih, capek banget, pesawatnya di delay sampe 3 jam, karena setelah bandara dibuka, pesawat juga harus antri untuk take-off.

Ketika take-off tadi pesawat bisa jalan dengan mulus, tapi cuaca diatas sini kurang bagus, sehingga sering ada goncangan kecil dipesawat. Ayah duduk di kursi paling belakang dan di sebelah jendela nomor 25-A. Ketika take-off tadi ayah melihat kota Makassar dari atas di malam hari yang penuh dengan cahaya dari lampu di darat.

Kota Makassar menyimpan suasana hangat, makanan seafood pinggir pantai dan orang yang relatif lebih ramah di bandingkan Medan. Banyak cerita kepahlawanan juga berasal dari sini, Sultan Hasanuddin salah satunya. Di Makassar juga terdapat benteng Rotterdam peninggalan Portugis. Ayah sempat kesana ketika pertama kali ke Makassar bulan Juli 2006 dan kira-kira kaya gini lah Ayah lagi di foto di benteng Rotterdam....

Tadi adalah kedatangan Ayah kedua ke Makassar, Ayah ngak masuk ke benteng Rotterdam lagi, tapi Ayah ngabisin waktu jalan-jalan pake motor dengan temen Ayah keliling kota Makassar sambil nyari makanan enak.

Raffa, pesawat mulai banyak goncangan lagi, Ayah tutup dulu laptopnya ya.....

Ayah




Lilypie Expecting a baby Ticker

Bandara Sultan Hasanudin, Makassar, 6 January 2007. 18:00 WIT.

Dear Raffa,

Ayah masih di bandara, pesawat Ayah delay udah 2 jam, ternyata ada Wakil Presiden, Yusuf Kalla, datang ke sini. Inilah Indonesia, wakil presiden saja datang semua pesawat di hold. Beberapa bulan yang lalu Bush datang ke Bogor, Bogor yang ditutup, sekolah libur, handphone, radio, dan frekuensi udara dimatikan. Aneh nih Indonesia…..

Raffa, Klo ada kesempatan, kita pindah saja keluar negeri.....

Ayah harap kita bisa pindah ke luar negeri setelah Raffa agak besar nanti, sehingga Bunda pun bisa kuliah atau kerja lagi bantuin Ayah.

Ayah




Lilypie Expecting a baby Ticker
Bandara Sultan Hasanudin, Makassar, 6 January 2007. 14:00 WIT.

Dear Raffa,

Ayah lagi nunggu flight pake Garuda, pesawatnya delay hampir 2 jam, jadi ayah nunggu di lounge sampe boarding. 2 hari yang lalu sebelum ayah mendarat di Makassar, cuaca disini hujan besar, banjir sampe ada pesawat Adam Air yang hilang. Tapi ketika ayah sampe sini, cuaca nya bagus, pesawat landing mulus. Cuman sekarang aja ngak tau kenapa flight balik ke Jakarta di delay 2 jam.
Raffa,
Ayah coba buat tulisan-tulisan ini, paling tidak Raffa bisa mengerti dan tau proses-proses menjelang kelahiran Raffa. Ayah mungkin akan berhenti menulis seperti ini sampe Raffa sudah bisa baca tulisan ini dan Raffa sudah paham apa maksud Ayah nulis seperti ini. Karena Ayah hidup sudah di zaman internet, semua tulisan Ayah bisa Raffa baca diblog atau situs yang Bunda bikin.
Raffa,
Sudah hampir satu tahun Ayah hidup berdua dengan Bunda, 4 bulan yang akan datang, Raffa akan masuk ke kehidupan Ayah ma Bunda. Setahun belakangan ini Ayah hidup di rumah kontrakan karena belum mampu buat beli rumah. Rencananya bulan Maret ini Ayah ma Bunda mau pindah rumah ke yang lebih besar supaya Raffa punya kamar sendiri. Tahun ini Ayah masih ngontrak lagi, tapi rencana nya Ayah mo beli rumah akhir tahun 2007 ini, semoga kesampaian ya. Ayah juga sadar, klo Raffa besar nanti, Ayah akan coba belikan rumah buat Raffa, karena Ayah sadar betapa susah nya dapat rumah karena harga nya yang sangat mahal. Sekarang Ayah dibantuin sama kakek, tapi nanti Raffa yang akan dibantuin Ayah klo Ayah memang mampu.
Raffa,
Dari Makassar ayah akan istirahat satu hari di Jakarta, setelah itu Ayah mo terbang lagi ke Medan. Malam pertama di Makassar Ayah makan Iga Bakar n Sop Sum-sum di Jl Gunung Lampobatang, wuiihhhh.... itu kolestrol banget dech. Hari kedua ayah makan udang, cumi dan sea food lainnya di Lae Lae deket Pantai Losari, puffff..... kolesrol lagi......
Sampe sini dulu dech, Ayah mo bikin claim expense selama di Makassar dulu ya......


Ayah


Lilypie Expecting a baby Ticker

Makassar, 5 January 2007

Dear Raffa,

Ayah sekarang lagi di Makassar, ada tugas dari kantor. Barusan baru beres makan sop buntut di hotel Singgasana, lumayan enak.

Sekarang Raffa udah 4 bulan lebih, hampir 5 bulan maen-maen di perut Bunda. Sekarang Raffa udah nendang-nendang perut bunda.

Cuman kemaren bunda kecapean, jd sekarang ngak masuk kantor sudah 2 hari.

Tolong jagain bunda ya…. Ayah mungkin akan sering keluar kota tahun ini.

Ayah



Lilypie Expecting a baby Ticker

Jakarta, 12 December 2006,

1 jam setelah hujan lebat.

Dear Raffa,


Sore tadi ayah nyuci motor di perjalanan pulang menuju kantor Bunda di TransTV. Ketika nunggu motor di cuci, ayah baca novel bagus yang menginsipirasi ayah untuk menulis something yang bisa berguna di kemudian hari, pelajaran hidup atau paling tidak menjadi suatu memory untuk dikenang.

Hari ini Raffa sudah sekitar 4 bulan ada dikandungan Bunda, Ayah banyak berpikir tentang Raffa, bagaimana Raffa lahir, sekolah sampai kuliah… pufffff…. Ngebayangin antara bisa atau ngak. Tapi Ayah yakin pasti Allah ngasih rizki yang lebih setelah ada Raffa.

Ayah harap tulisan-tulisan ini bisa membuat Raffa lebih kenal sama Ayah dan Bunda, khususnya diwaktu Raffa belum melihat dunia ini. Ide ini muncul juga karena Ayah belum bisa mengenal lebih jauh ketika Kakek dan Nenek Raffa pertama kali bertemu, bagaimana kehidupan mereka waktu Ayah belum lahir dan lain sebagainya. Alasan lain juga karena Bunda mendesak Ayah buat ngisi blog di situs yang Bunda buat hehehehehehhe…Sekarang Ayah mo cerita tentang bagaimana Ayah ketemu Bunda.

Ayah ketemu Bunda ketika kuliah di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, dulu Ayah ngambil jurusan yang sama ma Bunda, Jurusan Statistika. Semoga Raffa ngak masuk jurusan tersebut, karena ayah yakin Raffa pasti lebih pinter dibanding Ayah dan Bunda hehehe… Ayah masuk kesana tahun 1999 sedangkan Bunda masuk lebih awal di tahun 1998, pertama kali masuk kuliah, mata ayah udah ngeliatin Bunda, tapi waktu itu belum ada perasaan apa-apa. Ayah mulai serius ngelirik Bunda waktu lagi skripsi sekitar tahun 2003, dari situ mulai perbincangan-perbincangan serius.

Tahun 2003 ayah hijrah ke Jakarta, kerja secara professional pertama kali di Acorn Market Research Consultants, disana Ayah sempet jalan-jalan ke Malaysia dan Hongkong, lumayan ngeliat negeri orang sambil kerja. Mulai tahun 2005 Ayah pindah kerja ke Medifarma Laboratories, lumayan gaji nya lebih gede. Bunda nyusul hijrah ke Jakarta tahun 2004, akhirnya bisa ketemu di satu kota yang sama. Pertamanya bunda kerja di Ikatan Alumni Unpad, kemudian pindah ke TransTV, sampai Ayah nulis tulisan ini, Bunda masih kerja di TransTV dan Ayah di Medifarma. Sejak Bunda di Jakarta, Ayah sering jalan-jalan ma Bunda, ke Mall, nonton bioskop, ya biasa lah namanya juga orang pacaran…. Akhirnya Ayah nikah ma Bunda bulan April 2006.

Ayah

Lilypie Expecting a baby Ticker